Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin

Tanya: Apakah wanita boleh melakukan shalat dalam keadaan memakai kaos tangan tanpa ada laki-laki yang bukan mahramnya hadir di sisinya ?

Maka beliau menjawab : Kaos tangan adalah pakaian tangan dan wanita haram memakainya ketika ihram, karena Nabi – Shallallaahu ‘alaihi wasallam – bersabda :
“Wanita yang ihram tidak memakai niqab (tutup muka) dan tidak memakai kaos tangan.”

Maka wanita diharamkan memakai kaos tangan ini ketika dalam ihram. Tetapi ketika ia tidak ihram atau shalat dan di sekitarnya tidak ada laki-laki yang bukan mahramnya maka yang lebih utama dia melepaskannya dari tangannya supaya dia dapat menyentuhkan langsung kedua tangannya di tempat shalat.

Sepantasnya pula ketika di sekitarnya adalah laki-laki agar dia menutup wajahnya dari mereka, lalu ketika dia sujud hendaknya membuka wajahnya karena seseorang sujud di atas sesuatu yang bersambung dengan dirinya seperti pakaian dan kerudung wanita dimakruhkan kecuali karena ada hajat. Dalilnya adalah perkataan Anas bin Malik – Radiyallahu ‘anhu – :
“Kami shalat bersama Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam dalam kondisi sangat panas. Jika salah seorang dari kami tidak mampu menempelkan dahinya di atas tanah, maka ia membentangkan pakaiannya lalu sujud di atasnya.”

Perkataan : “Jika salah seorang dari kami tidak mampu menempelkan dahinya di atas tanah”, menunjukkan bahwa hal ini tidak dilakukan kecuali darurat.

Sumber : Wanita Bertanya Ulama Menjawab (Kumpulan Fatwa tentang Wanita). Penyusun : Abu Malik Muhammad bin Hamid bin Abdul Wahab. Penerbit : Penerbit An Najiyah

http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/11/15/apakah-sah-sholat-wanita-dengan-memakai-kaos-tangan/

0 comments:

Poskan Komentar