Salah satu Imam Mazhab, Muhammad bin Idris Asy-Syafi’I pernah menuturkan

لو كان حبك صادقا لأطعته … إن المحب لمن يحب مطيع

Jika Cintamu Jujur….

Niscaya ‘kau ‘kan taati dirinya…

Karna sesungguhnya orang yang mencintai itu…

Akan sangat taat kepada orang yang dicintainya...[*]

.
Ya Allah…

Aku senantiasa berucap bahwa ‘ku mencintaiMu…

Aku senantiasa berucap bahwa ‘ku mencintai nabi-Mu…

Namun, betapa sering ‘ku berpaling dari ketaatan padaMu…

Betapa sering ‘ku enggan enggan mengikuti petunjukMu…

Betapa sering kuterjang larangan-Mu…

Dan betapa sering ‘ku remehkan sunnah-sunnah Nabi-Mu…

.

Ya Allah…

Ampunilah diriku…

Sucikanlah aibku…

Dan jangan Kau campakkan diriku dari cinta-Mu…

.

Al-Ashri, 2 Shafar 1431 / 17 Januari 2009

— Pelayan Masjid Al-Ashri —


[*] Syair ini dikutip dari Imam Asy-Syafi’i oleh

(a) محمد بن أبي بكر أيوب الزرعي أبو عبد الله (masyhur dengan nama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah) dalam kitab روضة المحبين ونزهة المشتاقين, cet. دار الكتب العلمية – بيروت ، 1412 – 1992, hal. 266

(b) : محمد بن أبي بكر أيوب الزرعي أبو عبد الله. Dalam kitab طريق الهجرتين وباب السعادتين, cet III (1414 – 1994) : دار ابن القيم – الدمام , hal. 444.

(c) anonim, dalam kitab مجمع الحكم و الأمثال, tidak tertulis halamannya.


http://alashree.wordpress.com/2010/01/17/puisi-syafii/

0 comments:

Poskan Komentar